Yonkav 6/NK Rayakan HUT Kavaleri Ke 68
Yonkav 6/NK Gelar Ziarah Menjelang HUT ke 68 KAVAD Tahun 2018
Kikav 63 Juara I Pertandingan Sepak Bola
Lomba renang militer Yonkav 6/NK dalam rangka HUT Kavaleri TNI AD ke 68 Tahun 2018
Tumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air SD Al-Ikhlas Binjai, kunjungi Yonkav 6/NK
Sigap Tolong Korban Kecelakaan, Prajurit Yonkav 6/NK mendapat Pujian dari Masyarakat
Cari Bibit Trio Naga, Yonkav 6/NK Selenggarakan Audisi Menyanyi Trio
Yonkav 6/NK Gelar Lomba Lari 5 K antar Kompi
Prajurit Naga Karimata tetap netral
Waasops Kasad Kunjungi Markas Yonkav 6/NK
Lomba Kasti Yonkav 6/NK
Cegah Penyalahgunaan Narkoba , Prajurit Naga Karimata Laksanakan Tes Urine
Kegiatan yasinan wirid bersama
Pertandingan Bola Volly Persit KCK Cab XIII Yonkav 6
Penyambutan kembalinya prajurit-prajurit Naga Karimata sebagai duta negara dalam misi perdamaian PBB
***** BATALYON KAVALERI 6/NAGA KARIMATA MAJU TERUS PANTANG MUNDUR *****
Berita & Kegiatan
Prajurit Yonkav 6/NK Nonton Bareng Film Merah Putih Memamanggil
10 Okt 2017
Prajurit Yonkav 6/NK Nonton Bareng Film Merah Putih Memamanggil
Seluruh personel Yonkav 6/NK nonton bareng (Nobar) film aksi heroik prajurit TNI berjudul “Merah Putih Memanggil” bersama masyarakat. Nobar yang juga dihadiri Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Soemantri tersebut digelar,Senin (09/10/2017) malam di Bioskop XXI Mall RCW Jl Ringroad /Gagak Hitam, Medan.

Seluruh personel Yonkav 6/NK nonton bareng (Nobar) film aksi heroik prajurit TNI berjudul “Merah Putih Memanggil” bersama masyarakat. Nobar yang juga dihadiri Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Soemantri tersebut digelar,Senin (09/10/2017) malam di Bioskop XXI Mall RCW Jl Ringroad /Gagak Hitam, Medan.

film “Merah Putih Memanggil ” garapan sutradara Mirwan Santoso,yang dibintangi oleh artis-artis papan atas nasional seperti Maruli Tampubolon, Mentari De Marelle, Prisia Nasution, Restu Sinaga, Aryo Wahab,Verdy Bhawanta dan Happy Salma.

 Film ini sendiri merupakan buah tulisan T.B.Silalahi, yang menceritakan tentang pembajakan kapal pesiar dengan ukuran sedang yang berbendera Indonesia, didalam perairan wilayah Indonesia oleh sekelompok teroris Internasional. Pimpinan penculik tersebut meminta sejumlah tebusan pada masing-masing negara yang warga negaranya mereka culik, dan tentunya termasuk juga Indonesia.Negara tetangga yang bertempatan teroris tersebut juga tengah kewalahan menghadapi para teroris itu, dikarenakan pemerintahnya sendiri juga sedang mengalami banyak sekali masalah dalam negeri.

Karena kedekatannya dengan pemerintahan Indonesia, maka negara tetangga tersebut memberikan ijin dengan memberikan kesempatan kepada TNI dapat masuk ke wilayahnya untuk pembebasan para sandera tersebut, namun waktu yang mereka berikan terbatas hanya dalam waktu 2×24 jam.

Dalam alur cerita film aksi heroik prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan khusus (Spesial Force) itu banyak menegangkan dan memyedihkan disaat penyelamatan para sandera.Dengan berbekal persenjataan dan tehnik berperang serbu senyap akhirnya prajurit Pasukan Khusus berhasil menyekamatkan para sandera,meskipun harus berkorban 4 nyawa melayang .

Dalam film ini yang paling menarik adalah disaat salah seorang prajurit TNI hendak berangkat tugas khusus dari negara.Ia rela membohongi istrinya demi tugas.Hal ini menunjukan bahwa prajurit TNI rela meninggalkan keluarganya demi tugas dari negara.Selain itu,kesetian seorang istri prajurit juga terlihat dalam film aksi heroik prajurit TNI ini.Dan film ini juga menunjukan kekompakan dan kesetian para prajurit TNI dalam melaksanakan tugasnya.

Kapendam 1/BB Kolonel Inf Edy Hartono mengatakan bahwa film berjudul Merah Putih Memanggil membuktikan bahwa prajurit TNI sangat peduli dengan keselamatan rakyat,dan film tersebut juga untuk menunjukan kepada para generasi bangsa Indonesia dan masyarakat bahwa TNI itu selalu melindungi rakyat.

“Film tersebut juga untuk mengajak para generasi penerus bangsa untuk terpanggil menjadi prajurit TNI gagah berani.Dari kacamata penonton, tentunya film ini bisa membangkitkan semangat anggota TNI beserta keluarganya dan para generasi penerus bangsa,terutama dalam menghadapi segala persoalan atau permasalahan. Yang jelas film ini berdampak positif, tidak hanya bagi anggota TNI saja, tetapi semua elemen masyarakat tanpa terkecuali,”sebut Kapendam.

Nobar kisah pasukan khusus TNI dalam menyelamatkan sandera ini dihadiri Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Soemantri beserta istri,Kasdam 1/BB Brigjen TNI Tiopan Aritonang,Asinteldam I/BB Kolonel Inf Maulana Ridwan,Kapendam 1/BB Kolonel Inf Edy Hartono,Komandan Kodim 0201/BS Kolonel Inf Bambang Herqutanto,Aslog Kodam 1/BB,Aster Kodam 1/BB,Asop Kodam 1/Bb,Danyonkav 6/NK Letkol Kav Syamsul Arifin,S.E.M.Tr.(Han), Dandenintel Kodam 1/BB Letkol Inf Marantika,para perwira Kodam 1/BB terdiri dari Mayor Inf Yamin Sohar (Pendam), Mayor Lisbeth (Pendam),Mayor Arm Masniar (Pendam ) ,Lettu Sihombing (Pendam)dan para personel Pendam yang turut membantu terlaksanannya nobar ini serta ratusan prajurit TNI dari Yonkav 6/NK,Yon Arhanudse,Yon Armed dan Yonif Raider 100.

Hubungi Kami
Batalyon Kaveleri 6/Naga Karimata
Kodam I/Bukit Barisan
Jl. Bunga Raya Kel. Asam Kumbang,
Kec.Medan Selayang - Sumatera Utara
Telp/Fax. (061) 8217570
E-mail. info@yonkav6serbu.mil.id
 
Berita & Kegiatan
11 Feb 2018    Media Center Yonkav
08 Feb 2018    Media Center Yonkav
08 Feb 2018    Media Center Yonkav
Selengkapnya ❯
copyright ©2018 • YONKAV 6/Naga Karimata
all right reserved